My Little T

August 9th, 2008 by simplev

Sudah lama sekali tidak menulis di blog ini, sama seperti sudah lama sekali juga aku tidak menulis di diaryku.

Makin sibuk sejak engkau ada, bayi kecilku, panggilan kesayanganku Little T :) dari hari ke sehari, makin lucu dan menggemaskan, rasanya sayang aku lewatkan hari tanpa melihat dia. Satu yang selalu kukatakan dalam hati, Terima Kasih Tuhan, atas anugerah yang luar biasa ini, semoga aku selalu bisa menjaga dan merawat anugerah ini dengan baik.

Setiap tanggal perulangan kelahirannya, masih terbayang segala sesuatu yang terjadi pada hari itu, kepercayaanmu padaku selamanya akan selalu jadi kekuatanku untuk mengisi hari dengan lebih baik setiap hari. Sekarang engkau berusia 5 bulan, padahal rasanya seperti baru kemarin lho, aku membawamu beraktifitas :) sering aku tak sabar menanti melihatmu cepat besar, tapi menyenangkan sekali menemukan hal-hal baru bersamamu setiap hari. Terima kasih bayi kecilku mengajarkan aku lebih bersabar setiap hari, karena aku tahu kejutan kecil itu selalu menanti untuk engkau perlihatkan padaku.

Mama sayang Tovi

Killer Statement

August 31st, 2007 by simplev
Ada sebuah istilah komunikasi negatif dalam Kecerdasan Emosional yang disebut killer statement. Apa itu killer statement? Gampangnya, killer statement itu adalah segala bentuk pernyataan kita yang kita keluarkan, sadar maupun tidak, tetapi melukai dan mampu merusak mental maupun semangat orang lain.

Jenis-jenis killer statement ini, tanpa sadar kita dengar setiap hari, atau barangkali tanpa sadar kita keluarkan dengan maksud bercanda, memotivasi, tapi justru merusak. Nah, kalimat-kalimat perusak jiwa yang menghasilkan perasaan yang negatif pada diri seseorang itulah yang seringkali kita sebut killer statement.

Menariknya, sejarah dunia komik pun pernah mencatat akibat buruk dari killer statement yang pernah diterima oleh dua anak bernama Jerry Siegel dan Joe Shuster. Kisahnya begini. Di masa depresi yang melanda Amerika pada 1933, Jeery Siegel mempunyai ide menciptakan seorang tokoh pahlawan anak-anak yang mempunyai kemampuan luar biasa.

Tenaganya lebih kuat dari besi, bisa terbang dan asalnya dari planet lain. Maka, bersama dengan temannya yakni Joe Shuster yang pandai melukis, diciptakanlah untuk pertama kalinya gambaran manusia baja tersebut. Tetapi gambaran komik manusia super itu tidaklah begitu menarik. Kecaman dan kritikan diterima.

Selama enam tahun berturut-turut komiknya pun ditolak sana-sini.
Hingga akhirnya, puncak kehancuran mental Siegel dan Shuster terjadi saat mereka mendengar ada editor dari Detective Comics yang membutuhkan komik strips. Lantas mereka pun mencoba menjual kepada mereka.

Tapi, saat membuka-buka dan menlihat gambaran komik mereka, para editor pun tertawa dan berkata, "Wah, nggak akan ada yang percaya dengan ide komik seperti ini. Gambarnya murahan dan tak mungkin laku dijual". Maka, karena sudah terlalu frustrasi dengan penolakan dan kalimat yang menghancurkan itu, Shuster dan Siegel akhirnya sepakat menjual komik serta segala hak ciptanya kepada Detective Comics hanya senilai US$130.

Perhatikan baik-baik, hanya seharga US$130 ! Tapi, itulah kesalahan terbesar Siegel dan Shuster akibat terlalu mendengarkan killer statement yang diterimnya. Karena, beberapa saat setelah komiknya dibeli, karakter komiknya ternyata menjadi pujaan. Anda pasti bisa menebak. Itulah tokoh Superman, manusia Krypton dengan kemampuan terbang, penglihatan super serta kekuatan fisik yang luar biasa.

Komik Superman menjadi begitu laris, hingga difilmkan, karakternya menjadi tokoh idola anak-anak. Sementara Shuster dan Siegel, penciptanya yang pertama, hanya bisa gigit jari. Tokoh Superman menjadi populer dan meraup keuntungan miliaran dolar AS. Tapi tokoh penciptanya hanya mendapat US$130, bahkan hidup dalam utang dan kemiskinan.

Untungnya, pada 1975 setelah mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari publik yang menganggap Detective Comics tidak berperikemanusiaan dengan membiarkan pencipta Superman hidup dalam miskin, akhirnya Detective Comics sepakat memberikan jaminan finansial. Tetapi, kalau kita melihat kembali, itulah harga dari sebuah killer statement yang telah menghancurkan karir dan kehidupan dua orang bocah bernama Shuster dan Siegel.

Pembaca, kisah ini kiranya membuat kita sadar akan bahaya dari killer statement dalam hubungan interpersonal kita. Memang, kadang killer statement ini diucapkan tidak dengan intensi yang negatif, tapi dampaknya, sungguh merusak! Namun, bisa juga killer statement ini diucapkan dengan maksud khusus untuk menjatuhkan mental orang yang mendengarnya.

Tip penting

Untuk itu, ada beberapa tip penting bagi kita. Pertama, hati-hati dengan killer statement yang mungkin kita ucapkan baik kepada anak kita, pasangan hidup kita, rekan kerja maupun bawahan kita. Killer statement ini menunjukkan bahwa kalimat yang diucapkan tanpa pertimbangan, bisa membunuh potensi, kemampuan maupun karakter baik seseorang.

Karena itu, kalaupun Anda sedang stress, sedang tidak dalam kondisi mood untuk bicara, merasa tidak puas dengan hasilnya, ataupun merasa tidak suka dengan apa yang Anda saksikan, usahakan untuk menghindari menggunakan kalimat yang bernada menghancurkan atau mencela.

Kedua, kita sendiri sebagai orang yang akan dan biasa menerima killer statement dari orang-orang di sekitar kita, lebih baik kita siapkan anti virus bagi kita sendiri. Anti virus ini berisi kalimat lain yang kita ucapkan pada diri kita sendiri, meskipun orang lain sudah mengatakan killer statement itu kepada kita.

Dalam workshop Kecerdasan Emosional yang kami lakukan, salah satu latihan yang kami berikan adalah dengan menggunakan kalimat penguatan positif yang cepat menetralkan meskipun orang lain telah mengatakan hal yang buruk kepada Anda.

Menariknya, juga di salah satu acara kontes menyanyi, ada seorang penyanyi kodang yang sudah tua, tapi diundang menjadi tamu untuk juri. Saat itu ada seorang penyanyi yang mendapat penilaian buruk dan akhirnya tersingkir. Saat sebelum mundur, si penyanyi tua ini memberikan nasihat, "Jangan pedulikan hasil penilaian ini buatmu.
Yang penting adalah kuatkanlah dirimu terus. Sayapun tidak pernah menjuarai kontes menyanyi, toh dengan kegigihan, saya bisa menjadi seorang penyanyi. Teruslah berlatih dan buktikan dirimu bisa berhasil". Wow, mata saya berkaca-kaca mendengar motivasi dari sang artis dan bintang penyanyi tua ini.

Sungguh suatu kata-kata penguatan yang luar biasa. Andapun harus mengatakan hal yang sama kepada diri Anda, saat Anda diberikan kata- kata negatif ataupun killer statement. Ingatlah pembaca, jangan sampai potensi dan kemampuan Anda dirusak oleh kata-kata dari kalimat orang yang tidak bertanggung jawab. Merekalah yang sebenarnya punya masalah dengan diri mereka. Jangan biarkan mereka merusak diri Anda.
Jangan biarkan mereka mencuri mimpi Anda.


Sumber: Killer Statement oleh Anthony Dio Martin

Simple Things

June 6th, 2007 by simplev

Ada satu alasan sederhana mengapa aku menulis disini, yaitu agar suatu hari kedepan aku dapat melihat kembali semua yang kualami hari ini. Apa yang kutulis, tidak selalu sesuai menurut semua orang yang membacanya, tapi itu benar dari sisiku, karena semua ini perasaanku. Meski sulit untuk diterima, mungkin juga tidak dapat dihargai oleh semua, paling tidak itu melegakanku.

Aku ingin lebih punya kesempatan untuk menulis, agar suatu hari nanti aku bisa berbagi pemikiranku. Aku tidak dapat bergantung pada pemikiran orang lain, aku juga tidak dapat berhenti karena perbedaan pendapat, aku tidak ingin terpengaruh kemauan orang lain. Ketika aku masih di sekolah dasar, aku pernah punya satu keinginan untuk menyenangkan semua orang terdekatku, tapi berjalannya waktu, mataku dicelikkan, bahwa aku tidak akan pernah mampu menyenangkan semua orang. Akan selalu ada pihak yang tidak sependapat dengan kita.  Ada seorang sahabat yang mengingatkanku tentang hal itu, pada awalnya hal itu menggangguku, dan aku bertekad semakin kuat, tapi semakin aku berusaha, semakin aku lupa inti perbuatan yang kulakukan, dan pada akhirnya aku justru makin lelah, kecewa dan sedih.

Ketika orang lain mengatakan aku adalah sesuatu atau tertentu, aku percaya itu 99% karena apa yang aku buat sendiri. Mereka yang berkata aku jahat, pasti karena aku telah memberikan gambar itu pada mereka, mereka yang mengatakan aku baik, demikian juga halnya. Jadi aku belajar, untuk tidak mempersalahkan siapapun atas pendapat mereka tentang diriku, karena itu terjadi karena diriku sendiri.

Hari ini, ketika aku duduk didepan komputer diruang kerjaku dan membaca semua email sahabat-sahabatku, aku teringat satu hal sederhana yang kuharap tidak pernah kulupakan. Bahwa, setiap orang itu harus dihargai, dan untuk membuat hidup ini indah, kita harus menghargai diri kita sendiri. Dengan menghargai diri kita, kita akan menghargai orang-orang disekitar kita, dan itu akan membuat hidup terasa jauh lebih menyenangkan.

Aku tidak berhak untuk berkata-kata tentang orang lain, tapi satu hal yang kutahu, ada banyak hal baik yang bisa kita pelajari dari kehidupan ini. Berbeda, hal yang buruk, bukan sesuatu yang tidak dapat kita pelajari juga, dalam pemikiranku. Seorang teman yang kukenal dalam suatu perjalanan pernah berkata, segala sesuatu dapat diselesaikan dengan senyum. Pertama kali mendengar, terkesan cuek dan sembrono, tapi ketika kurenungkan, hingga hari ini aku tahu, ada jutaan kejadian dapat lebih berkurang tekanannya ketika dihadapkan dengan sebuah senyum.

Like friendster do, he has a cute facility to send a smile to our friends :) thank you fs.

Thank God

March 9th, 2007 by simplev

Tonight, I just want to say thank to my Lord

For my life, for the smiling I could see today, for each breathing, for Your hand that have given to me, for everything I have and I don’t have. Thank you, for remembering me, that I am precious and that You love me so much.

For every cloud I have today, I believe in You.

For every sun I have this morning, I do trust You.

For every step I made, I give my faith on You.

Thank Lord, for always being there

Where is the house of Happiness ?

December 29th, 2006 by simplev

Cerita ini kudapat dari temanku, dan rasanya bagus banget untuk renungan kita semua diakhir tahun 2006 ini.

Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya.
Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, "Ini namanya Kebahagiaan.
Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia.
Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya.
Jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan.
Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia.
Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih".

Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi dimana meletakkannya?
Malaikat pertama mengusulkan, "Letakan di puncak gunung yang tinggi".
Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju.
Lalu malaikat kedua berkata, "Letakkan di dasar samudera".
Usul itupun kurang disepakati.

Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya. Ketiga malaikat langsung sepakat.

Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur,
ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.

Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu.
Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari hari ke hari, tahun ke
tahun, kita terus mencari kebahagiaan. Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.

Kita ingin merasa bahagia. Tapi dimana mencarinya?

Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung, ada yang mencari di pantai,

Ada yang mencari ditempat yang sunyi, ada yang mencari ditempat yang ramai.
Kita mencari rasa bahagia di sana-sini:
di pertokoan, di restoran, ditempat ibadah, di kolam renang, di lapangan olah raga,
di bioskop, di layar televisi, di kantor, dan lainnya.
Ada pula yang mencari kebahagiaan dengan kerja keras, sebaliknya ada pula yang bermalas-malasan.
Ada yang ingin merasa bahagia dengan mencari pacar, ada yang mencari gelar,
Ada yang menciptakan lagu, ada yang mengarang buku, dll.

Pokoknya semua orang ingin menemukan kebahagiaan.

Pernikahan misalnya, selalu dihubungkan dengan kebahagiaan.
Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah berarti belum bahagia.
Padahal semua orang juga tahu bahwa menikah tidaklah identik dengan bahagia.
Juga kekayaan sering dihubungkan dengan kebahagiaan.
Alangkah bahagianya, kalau aku punya ini atau itu, pikir kita.
Tetapi kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda tersebut tidak memberi kebahagiaan.

Kita ingin menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga malaikat secara rapi.

Di mana mereka meletakkannya?
Bukan di puncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat pertama.
Bukan di dasar samudera seperti usulan malaikat kedua.
Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat ketiga.

Di manakah tempatnya?

Saya menuliskan sepenggal kisah perjalanan hidup saya untuk berbagi rasa
dengan teman-teman semua, bahwa untuk mendapatkan kesuksesan dan
kebahagiaan itu tidaklah mudah. Perlu perjuangan.
Ibarat sebuah berlian, dimana untuk mendapatkan kilauan yang cemerlang,
harus terus diasah dan ditempa sehingga kemilauan yang dihasilkan terpancar dari dalamnya.

Begitu juga hidup ini. Kita harus rendah hati.
Seringkali kita merasa minder dengan keberadaan diri kita.
Sering kali kita berkata, ach… gue mah belum jadi orang.
Tinggal aja masih ama ortu, ngontrak, TMI dll.
Kita harus ingat, bahwa yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan.
Dan kita harus menyadari bahwa jalan Tuhan bukan jalan kita.
Tuhan akan membuat semuanya INDAH pada waktunya (Pengkhotbah 3:11).
Jika menurut buku ada 7 faktor (mental, spiritual, pribadi, keluarga, karir, keuangan dan fisik) yang menentukan sukses seseorang, mengapa tidak kita coba untuk mencapainya semua itu?
Setelah kita mencapainya, bagaimana kita membuat ke-7 faktor tersebut menjadi seimbang?

Yang penting di sini adalah hikmat.
Barangsiapa yang bijaksana dapat mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dalam hidup ini.

Oh ya…, di manakah para malaikat menyimpan kebahagiaan itu?
DI HATI YANG BERSIH

Happy New Year friends :) Wish you all the best !

Point of View

December 3rd, 2006 by simplev

Your patience will be tested when someone pushes the pause button on your plans.

Kata-kata ini menyentuhku hari ini, ketika aku menerima begitu banyak hal yang kupikir tidak benar. Membuatku sangat sedih, membuatku sangat kecewa, membuatku tidak mengerti, melukai dan menyakiti, mengusik hatiku.

Orang memandang kita dari apa yang ingin dia pandang bukan ? bukan dari apa yang sesungguhnya ada pada diri kita. Seringkali kita menilai orang berdasarkan apa yang dikatakan orang lain tentang diri orang tersebut dan tinggal disana. Kadang kupikir apapun yang dipikirkan orang itu tidak penting, tapi hati nurani kita sendirilah ukurannya.  Untuk satu kejadian, orang dapat menilai kita ini baik, perhatian dan lembut. Pada kejadian yang lain, kita dapat menjadi orang yang jahat, cuek dan tidak tahu terima kasih.  Lantas, mana yang benar ?

Pikiran, perkataan dan perbuatan orang yang tidak selalu seiring dan sejalan itu melukai hati banyak orang. Pernahkah kita membayangkan dan memikirkan, mengapa sesuatu itu terjadi ? dan berusaha berpikir objektif dan positif tanpa harus menghakimi orang lain ? tahukah kita bahwa apapun yang kita pikir, katakan dan kita buat untuk orang lain memberikan pengaruh pada orang lain itu ?

Dia yang menganugerahkan kita sepasang tangan, kaki, dan telinga, sebuah mulut, sebentuk hati dan segenggam pikiran, tidak pernah punya rencana bahwa kita akan menggunakan semua anugerah itu untuk tujuan yang tidak baik. Sebuah lagu anak-anak tentang bagaimana kita menggunakan semua bagian tubuh itu dengan penuh cinta seperti Dia yang menganugerahkannya untuk kita, yang mustinya kita ingat baik-baik, karena penyesalan itu pada akhirnya akan sia-sia belaka.

Tidak ada satu orangpun didunia ini yang punya hak untuk menghakimi keadaan orang lain. Sebelum kita memikirkan, mengatakan dan melakukan sesuatu pikirkan kembali semuanya, karena dalam setiap kejadian ada begitu banyak hal yang seharusnya kita lihat secara jelas dan bijaksana.  Hari ini dalam kesedihanku, aku mengerti betapa sulitnya pekerjaan hakim yang harus meneliti satu peristiwa dari jutaan sisi kejadian yang melingkupinya dan memberikan keputusan. Apapun keputusan tersebut.

Untukmu kawan, luka ini aku tahu akan lama sekali sembuh, bukan karena aku tidak mau untuk sembuh, tapi biarlah semuanya mengalir, aku percaya pada waktunya segalanya akan membaik. Meskipun demikian, apapun yang terjadi kalian tetap kawanku, orang yang berarti untukku.

Aku berharap untuk kita semua, hal yang terbaik saja yang akan terjadi. Jangan duduk meratap ketika kesedihan itu datang, ayo bangkit meskipun berat, angkatlah kepalamu dan cobalah bergerak maju. Saat hidup terasa amat berat, penyesalan itu akan menjadi semakin sia-sia, ayo cobalah lagi untuk maju. Jangan menyalahkan orang lain atau keadaan, karena kupikir itu bukan hal yang benar, kamu dan aku adalah pemenang, yang akan tersenyum dan berbahagia selalu, karena aku tahu pasti, kita pantas mendapatkannya. Keadaan kita hari ini, hanya satu frase kehidupan yang harus kita lewati, jangan takut, jangan ragu, ayo kawan cobalah lagi untuk maju.

Senyummu menghiasi hidupku, meski tak kulihat dirimu disini, hanya itu harapan dan doaku selalu.

Friend

November 16th, 2006 by simplev

A friend opens the secret as she wants, give the right advice, ready to help, conquer bravely, face everything with patient, consider everything toughly and be a friend whatever happened.

Tidak mudah menjalin hubungan dengan orang lain yang memang tidak terbuka untuk membangun hubungan tersebut, meskipun bukan juga hal yang tidak mungkin dapat terjadi.

Dari sekian banyak hal yang sangat penting yang biasa diungkapkan dalam berbagai ilmu komunikasi, ada beberapa hal yang menduduki tempat terbaiknya, yang menjelaskan secara tepat apa yang sebaiknya ada dalam suatu hubungan, dalam bentuk hubungan apapun.

Penghormatan melahirkan banyak hal dalam setiap hubungan, menjembatani semua hal yang mampu terjadi dalam hubungan dan membawa begitu banyak hal baik dapat terjadi. Ketika seseorang tidak lagi menghormati orang yang lain, hubungan itu akan hancur dengan sendirinya, dan jangan pernah berpikir akan dapat mempunyai hubungan yang baik kawan.

Trust, adalah hasil dari adanya penghormatan, entah itu hubungan dalam pekerjaan, baik besar maupun kecil,  perasaan saling menghormati yang memunculkan adanya kepercayaan dan rasa saling mempercayai. Akan keliru jadinya jika mempercayai tanpa adanya perasaan menghormati, karena itu semu.

Seperti seorang anak menghormati orang tuanya, dia meletakkan perasaan percaya pada orang tuanya, tetapi ketika sudah tidak ada lagi perasaan hormat, perasaan percaya itu juga akan hilang dengan sendirinya.

Hidup ini tidak mudah kawan, dan tidak akan pernah kita menjalani kehidupan orang lain. Kupikir, ketika kita dilahirkan Tuhan punya rencana agar kita menjalani peran kita sebaik mungkin, menjadi pemeran terbaik dalam kehidupan ini. Meski menurut kita bukan bagian yang terbaik, tapi itu pasti yang terbaik untuk masing-masing dari kita. Bersama setiap orang yang kita jumpai dalam hidup, kita belajar dan saling memperbaiki diri agar berhasil memerankan peran kita membangun panggung kehidupan yang terbaik dalam sekali kehidupan kita.

Aku belajar banyak dari setiap orang yang aku jumpai setiap hari. Belajar mengenal mereka dari berbagai sisi yang bisa aku lihat dan mengerti. Belajar menghargai dan menghormati perbedaan yang ada diantara aku dan orang lain. Aku belajar hal-hal terbaik dan terburuk dari mereka semua. Belajar berpikir positif, belajar melakukan yang terbaik dalam batas kemampuanku. Belajar memilih yang terbaik bagiku dari banyak hal yang ditawarkan kehidupan padaku. Belajar tidak mengeluh tapi terus berusaha maju ketika jatuh dan terus memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh pada saat aku gagal, untuk satu tujuan, agar pada akhir kehidupanku nanti, aku ingin Dia tahu, kehidupan yang dianugerahkan padaku, yang Dia percayakan padaku sudah aku isi dengan hal-hal terbaik yang bisa aku berikan. Rasanya hanya itu yang bisa aku berikan sebagai ucapan syukur untuk kehidupanku.

Life

October 8th, 2006 by simplev

Do you think life is precious ?

For me, yes it is.

Banyak hal yang terjadi dalam hidup ini. Sekian juta manusia hidup, sebanyak itu juga cerita kehidupan. Seperti uniknya setiap manusia, seperti itu juga keunikan kehidupan manusia. Manusia yang dilahirkan dari berbagai latar belakang, membentuk manusia yang berbeda, pribadi yang berbeda, cara pandang kehidupan dan cara menjalani hidup yang berbeda juga. Mungkin itu yang menjadi alasan tidak adanya buku petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini.

Berbagai keadaan kehidupan yang penuh penderitaan, sehingga tidak dapat makan, tidak punya tempat berteduh, tidak memiliki pekerjaan, tidak mempunyai teman dan perlindungan, mengalami berbagai hal yang tidak manusiawi, dililit hutang, dikejar-kejar sebagai penjahat, dan banyak hal buruk lain yang dialami manusia sesungguhnya apakah itu yang disebut sebagai hidup menderita ? sehingga dari sana kita bisa marah dan berteriak mengapa diberi kehidupan seperti itu ?

Ketika kita memiliki rumah, mobil, pekerjaan, teman, berkelimpahan materi, apakah itu yang disebut sebagai hidup bahagia ?

Entah mana yang benar dan kurang benar, satu hal yang pasti seperti apapun hidup yang kita alami, mengapa kita tidak bersyukur ? hidup itu sendiri, tanpa yang lain sudah sebuah anugerah yang harus kita syukuri bukan ? Hidup yang akan mengajarkan sendiri kepada kita bagaimana cara kita hidup dan memandang semua yang terjadi. Kehidupan yang dengan waktunya sendiri akan membentuk diri kita masing-masing menjadi pribadi yang lebih baik.

Kawan, semangat yang kita miliki, yang kita tanamkan dalam diri setiap waktu yang akan mengajarkan semua itu. Apapun yang terjadi, jangan pernah menyerah! Berjuanglah senantiasa, itu nilai kita sebagai manusia yang tidak akan pernah dapat dicuri orang lain. Ketika segala sesuatunya begitu gelap, teruslah berusaha berpikir positif, berjuang untuk bangkit dan melangkah maju ke depan meskipun amat sangat berat.

Seperti apapun keadaanmu hari ini, jangan memulai berkata bahwa Engkau tidak bahagia, karena seperti adanya kehidupan ini, hidup itu sendiri sudah sebuah kebahagiaan. Senyum dan kelegaan yang hadir untuk kita ketika kita lahir ke dunia, itu tanda kebahagiaan yang tidak akan pernah pudar untuk selamanya, apapun yang terjadi nanti didepan.

Satu langkah saja yang Engkau buat hari ini kawan, jangan pernah berhenti melangkah, mulailah dari hal yang paling sederhana, dan terus maju, dan Engkau akan melihat sendiri bagaimana pada akhirnya Engkau sudah melakukan hal yang paling mustahil terjadi. Semangat ya kawan, semangat selalu!!!! Cia yow!!!

Sentimentil or Romantic or ???

September 8th, 2006 by simplev

Hi again friends :)

Ide menulis ini karena ada satu teman yang bilang tentang kebiasaanku sih, mungkin bisa jadi satu ide tentang bagaimana kita menjalani hari-hari kita ya :) Aku suka sekali membaca buku terutama buku-buku santai seperti donal bebek, komik-komik, novel, majalah dan macem2 lah. Entah bagaimana aku juga kurang tahu, tapi satu hal yang jelas, dalam setiap cerita itu aku belajar banyak tentang kehidupan, menurutku ga mungkin kan dalam sekali kehidupan kita, kita bisa mengerti semua orang, apalagi kita mungkin tidak pernah menjadi orang lain itu, kita tidak perlu menjadi abang becak untuk mengerti sulitnya mencari nafkah, tidak perlu menjadi konglomerat untuk tahu enaknya punya banyak uang, tidak perlu menderita dulu untuk tahu jahatnya narkoba, ketika aku baca donal bebek aku jadi tahu arti kebaikan, kejujuran, penghargaan pada orang lain dan diri sendiri, arti kerja keras dan keuletan, perjuangan cinta yang sederhana, jalannya kehidupan, dan macam-macam lagi. Bahkan lewat satu komik Legenda Naga, aku makin yakin bahwa hidup ini bukan cuma tergantung pada nasib tapi kita punya peran yang penting banget untuk menentukan seperti apa hidup kita.

Ada satu kalimat sederhana tentang kehidupan yang mungkin bisa menjadi semangat untukmu teman, bahwa Hidup ini 10% saja tergantung pada apa yang terjadi pada diri kita, dan 90% sisanya adalah tergantung pada bagaimana kita bereaksi pada kejadian tersebut.

Lewat banyak hal, aku belajar mengerti banyak kejadian yang kupikir tidak perlu aku alami terlebih dahulu baru aku mau mengerti dan memperbaiki diri. Aku ga tahu seperti ini namanya sentimentil atau romantis atau … ??? namun satu hal yang pasti, hidupku jadi lebih indah karena aku bisa belajar banyak hal dari banyak orang, setiap aku bertemu orang, aku belajar jutaan waktu dalam hidupnya yang memperkayaku setiap waktu.

Teman, hidup itu luar biasa bukan :)

take care always…

What is the most important..

August 3rd, 2006 by simplev

Hi friends..

Apa ya yang terpenting untuk hidup manusia itu ? Apa juga yang terpenting untuk dilakukan dalam hidup ini ? Lantas apa yang membuat hidup ini menjadi sangat penting untuk diteruskan ? Menurut kalian, apa itu hidup ?

Bagiku, hidup itu adalah perjuangan. Tempat kita mengasah semua kemampuan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, membangun masa yang akan dikenang terus untuk waktu yang amat lama. Banyak hal penting dalam hidup ini, dan aku percaya setiap orang punya hal-hal terpenting mereka sendiri yang tidak akan dapat dipersalahkan benar dan salahnya. Tapi aku percaya hampir semua orang akan setuju berkata bahwa keluarga itu adalah hal terpenting dalam hidup manusia. Sesuai dengan hakikat manusia sebagai mahluk sosial, ya kita selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita, dan keluarga adalah orang terdekat dalam hidup kita. Ketika kita jatuh, tanpa dukungan keluarga semuanya terasa amat berat, tapi dengan keberadaan keluarga kita akan selalu tahu bahwa kita tidak pernah sendiri. Ketika kita sakit, keluarga mampu membangkitkan semangat hidup untuk sembuh, lebih dari obat-obatan.

Mengapa ya Tuhan terus memberikan kehidupan ? aku percaya sih, itu karena Dia begitu menyayangi kita semua, gambaran dari kasih Tuhan untuk manusia. Meskipun demikian tidaklah mudah untuk dapat hidup. Udara dapat kita hirup dengan gratis, tapi untuk hidup tidak hanya perlu udara. Kehidupan mengajarkan kita tentang banyak hal, tentang berbagi, tentang memberi dan  menerima, perasaan berduka, mencintai, dan bahagia, ia mengajarkan tentang arti air mata dan senyuman. Mengajarkan tentang keberadaan kehidupan yang lain, juga tentang kasih dan keagungan Pencipta.

Kupikir hidup itu dibuat dengan tujuan yang berbeda untuk tiap dari kita. Dan tugas kita untuk menelaah kembali seperti apakah hidup yang kita punya, hidup yang kita inginkan kita miliki. Tidak ada hal yang sempurna didunia ini, kecuali ketidaksempurnaan itu sendiri. Dalam setiap ketidaksempurnaan, akan selalu kita temukan kesempurnaan sejati. Berbesar hatilah senantiasa, isilah hidupmu dengan banyak hal baik yang ada padamu dan selalulah bersemangat dalam menikmati hidupmu.

Tetap bersemangat ya! :)